Jakarta (ANTARA News) - Melemahnya bursa global memberi sentimen negatif pada pembukaan perdagangan indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis. IHSG BEI dibuka melemah 11,65 poin atau 0,33 persen ke posisi 3.522,64 poin dan kelompok 45 saham-saham unggulan (LQ45) juga melemah 3,04 poin (0,49 persen) ke level 618,70.

Analis Millenium Danatama sekuritas, Ahmad Riyadi, di Jakarta, Kamis, mengatakan bahwa bursa Amerika Serikat (AS) pada Rabu mengalami tekanan jual yang agresif memicu bursa lainnya juga terkena dampak negatif dari bursa Amerika termasuk Indonesia.

Those of you not familiar with the latest on mobil keluarga ideal terbaik indonesia now have at least a basic understanding. But there's more to come.

"IHSG BEI pada perdagangan hari ini terimbas sentimen negatif bursa Wallstreet dan bursa regional," katanya.

Ia mengemukakan, kondisi bursa global dan regional yang belum pulih membuat investor masih melanjutkan aksi "wait and see", sehingga perdagangan hari ini diperkirakan tidak akan terlalu ramai dan indeks cenderung bergerak melemah.

Ia memprediksi, indeks BEI akan mencoba bertahan di level 3.494 dan bila gagal dapat menuju level 3.440. Indeks diperkirakan bergerak ke kisaran 3.490 hingga 3.555.

Sementara itu, bursa Regional seperti Indeks Hang Seng melemah 253,90 poin (1,04 persen) ke level 24.165,72, Indeks Nikkei-225 turun 118,94 poin (1,13 persen) ke level 10.438,16, dan Indeks Straits Times melemah 18,73 poin (0,58 persen) ke level 3.223,23.
(T.KR-ZMF/S004/P003)