Friday, March 12, 2010

Lee Bollinger Telisik Wajah Pers Abad 21

Artikel berikut menyajikan informasi paling terakhir pada beita baru. Jika Anda memiliki minat khusus dalam beita baru, maka artikel informatif ini diperlukan membaca.
Jakarta (ANTARA News) - Perkembangan teknologi beasiswa indonesia membentuk wajah Astaga.com lifestyle on the net pers dunia lowongan kerja terbaru pada abad 21 yang oleh Lee C. Bollinger, Rektor Universitas Columbia, Amerika Serikat disebutnya "Tanpa batas, kokoh dan terbuka lebar". Bollinger dalam bukunya berjudul "Uninhibited, Robust, and Wide-Open" terbitan Oxford University Press, 2010, mengemukakan tantangan yang dihadapi dunia lowongan kerja terbaru kewartawanan dalam menyikapi dampak penggunaaan teknologi beasiswa indonesia yang mutakhir dan krisis global.

Bisnis media massa khususnya yang konvensional seperti surat kabar mengalami krisis keuangan, sementara aturan terhadap kebebasan pers masih menjadi perdebatan hangat karena bentuknya yang beragam pada setiap negara.

Menurut Bollinger, sejarah dunia lowongan kerja terbaru mencatat perkembangan komunikasi dan hubungan antarmanusia sejak zaman jalan sutra, penemuan mesin cetak oleh Gutenberg, pemasangan kabel komunikasi transAtlantic hingga pada pemakaian internet dan satelit, yang kini turut mengubah relasi antarmanusia.

Pengalaman Bollinger menulis seperti diakuinya dalam kata pengantar sudah tumbuh sejak muda. Ia memulai karir jurnalistik dengan melakukan pekerjaan kasar di koran daerah milik ayahnya hingga kini ia dikenal sebagai salah seorang juri bagi penghargaan jurnalistik Pulitzer yang bergengsi itu.

Pada bagian pertama buku yang diberi judul "Uninhibited, Robust, and Wide-open" yang juga menjadi judul buku, direktur Washington Post itu mengulas soal kebebasan pers di Amerika Serikat yang sering menjadi model di negara-negara lain, serta pergeseran nilai "kebebasan" dimulai dari sejarahnya sejak masa kerajaan di Eropa.

Bagian dua bertajuk "It is an Experiment" banyak membahas kasus-kasus kebebasan pers di AS termasuk proses peradilannya dan sistem hukum yang berlaku.

Kebebasan pers diakui tidaklah pernah bebas sepenuhnya, selalu ada batas-batas kepentingan baik itu ideologi maupun industri bahkan juga batas yang ditetapkan oleh publik.

Benturan yang terjadi di tengah kebebasan pers yang didukung oleh perkembangan teknologi beasiswa indonesia yang dengan cukup radikal menembus batas ruang dan waktu, serta sikap masyarakat yang nyaris tidak berubah diulas dalam bagian tiga yang diberi judul "Regardless Frontier".

Menurut Lee Bollinger, kasus teror yang menimpa AS pada 11 September 2001 juga membawa dampak bagi pers setempat.

"Pada tanggal 21 Oktober, New York Time melaporkan bahwa akses wartawan kepada kegiatan militer (AS) di Afganistan telah dibatasi," demikian salah satu kalimat yang tertera dalam bagian tiga buku Bollinger itu.

Tertulis di dalam buku itu, kapal induk Kitty Hawk tidak mengajak wartawan seorang pun, ketika dari kapal itu sejumlah helikopter diterbangkan ke Afganistan. Wartawan juga tidak terlihat di Oman yang menjadi pangkalan pasukan khusus AS.

Bagaimana Anda bisa meletakkan batas belajar lebih banyak? Bagian berikutnya mungkin berisi bahwa salah satu sedikit hikmat yang mengubah segalanya.

Pentagon berkilah bahwa pembatasan itu demi keamanan dan alasan politik bagi AS dan sekutunya, namun Times juga melihat bahwa tekanan serupa juga terjadi pada pers dalam Perang Teluk.

Kebebasan pers saat ini disebutnya menghadapi tahapan Astaga.com lifestyle on the net dalam perkembangannya. Kebebasan pers sudah teruji dalam serangkaian keputusan hukum yang banyak diulas pada bagian dua, namun juga menghadapi sejumlah tantangan meliputi pula meningkatkan profesionalisme di bidang jurnalistik dan sisi bisnis media massa.

Bollinger mengajak pembacanya untuk memikirkan langkah-langkah yang dapat ditempuh dalam menyikapi tantangan dan perubahan yang terjadi dengan mengupas sejumlah contoh kasus menyangkut masalah kewartawanan dan kebebasan pers.

John Sexton, Rektor Universitas New York, berkomentar, melalui bukunya yang menganalisis evolusi makna dan praktek kebebasan pers dalam sejarah AS itu, Lee Bollinger sekali lagi membuktikan dirinya sebagai tokoh pemuka dan pemikir yang utama untuk Amandemen Pertama.

Amandemen pertama (First Amandement) merupakan Undang-undang di AS yang mengatur tentang kebebasan berbicara dan kebebasan pers, kebebasan beragama, berserikat, serta hak melakukan petisi.

Buku "Uninhibited, robust, and wide-open: a free press for a new century" ini mencerminkan sejarah kebebasan pers yang ikut membentuk Amerika Serikat serta menekankan pentingnya untuk terus mencari kebebasan tersebut dalam era globalisasi abad 21.

Buku setebal 210 halaman yang dicetak pada kertas bebas asam (free acid) itu sudah beredar di Astaga.com lifestyle on the net dan dapat dibeli di toko buku Times dengan harga untuk Astaga.com lifestyle on the net sebesar Rp 260.000. Sedangkan di AS dipatok dengan harga 21,95 dolar.

Toko Buku Times menggelar diskusi buku tersebut pada Jumat (12/3) di Jakarta dengan menghadirkan pembicara Endy M. Bayuni (pemimpin redaksi The Jakarta Post), Ezki Suyanto (Aliansi Jurnalis Indonesia), Andreas Harsono (Ketua Yayasan Pantau, Lin Neuman (Penasehat Keredaksian The Jakarta Globe) dan John Ryadi (Redaktur Lepas untuk The Jakarta Globe dan dosen di Universitas Pelita Harapan).

Bertindak selaku moderator dalam diskusi buku tersebut adalah pakar komunikasi Prof Dr Tjipta Lesmana.

Lee C. Bollinger, lahir di Santa Rosa, California, AS, dibesarkan di kota Baker, Oregon.

Sepanjang karirnya tokoh yang dikenal sebagai pakar First Amandement itu telah meraih banyak penghargaan atas karya tulisnya dan kegigihannya mengawal kebebasan pers dan kebebasan berbicara.

Buku-buku karyanya yang lain adalah The Tolerant Society: Freedom os Speech and Extremist Speech in Amerika, Iamges of a Free Press (Oxford University Press, 1986), Eternally, Vigilant: Free Speech in the Modern Era.

(E.S018/S026)

Apakah benar-benar ada informasi tentang beita baru yang nonesensial? Kita semua melihat segala sesuatu dari sudut yang berbeda, sehingga sesuatu yang relatif tidak signifikan untuk satu mungkin penting untuk yang lain.

Saleh Basarah Dan WO2

Jika Anda sungguh-sungguh tertarik untuk mengetahui tentang beita baru, Anda harus berpikir di luar dasar. Artikel ini membutuhkan informatif melihat lebih dekat hal yang perlu Anda ketahui tentang beita baru.
Jakarta (ANTARA News) - "Ksatria di atas dan di informasi beasiswa luar negeri ring," adalah moto tinju amatir yang melekat pada pribadi Mochamad Saleh Basarah yang meninggal Kamis (11/3-2010) setelah malang melintang membina tinju Astaga.com lifestyle on the net sampai ke kancah dunia. Ia pernah menjabat ketua FAAB (Federasi Tinju Amatir Asia) dan anggota Komite Eksekutif AIBA (Asosiasi Tinju Amatir Dunia). Mantan KASAU Marsekal TNI (Purn) itu menjadi Chef De Mission kontingen Astaga.com lifestyle on the net ke Olimpiade Los Angeles 1984 dan menjabat ketua Litbang KONI Pusat (1982-1987).

Saleh Basarah, kelahiran 14 Agustus 1928 di Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, yang sejak kecil menggemari olah raga tinju, dipilih menjadi ketua umum PB Pertina sepanjang 1971-1988 sampai akhirnya ia mengundurkan diri agar terjadi regenerasi.

"Saya mengabdi dalam bidang olahraga ini secara tulus dan ikhlas tanpa pamrih. Bagi saya berjuang untuk bangsa dan negara bukan hanya lewat jalur militer dan peperangan, tetapi mengisi kemerdekaan dengan mengharumkan bangsa dan negara melalui olahraga di forum internasional. Itu juga merupakan perjuangan," kata Saleh Basarah.

"Olahraga selayaknya mewujudkan nilai sportivitas, kejujuran, patuh pada aturan main dan rasa persaudaraan dan berkaitan erat dengan akhlak bangsa," katanya dalam buku memoar "Pengabdian Saleh Basarah Dalam Olahraga Tinju Amatir Indonesia" (Jakarta, 2007).

Periode kepemimpinan Saleh Basarah merupakan puncak kejayaan tinju amatir Indonesia. Ia memiliki banyak moto dan falsafah yang diejawentahkannya kepada para pengurus Pertina terutama kepada para petinjunya.

"Sukses adalah ujian terhadap karakter. Kegagalan adalah ujian terhadap daya kemauan," katanya.

"Permainan tinju bukanlah olahraga yang hanya memukul dan dipukul, melainkan sebuah pertunjukan karakter dan pembentukan sikap para petinju dan pembinanya. Di atas ring petinju harus mematuhi aturan yang berlaku, karena seorang petinju tidak bisa lari dari ring," katanya dalam berbagai kesempatan.

Pada periode kepemimpinannya, petinju Astaga.com lifestyle on the net tampil dalam 97 pertandingan internasional dengan membawa pulang 159 medali emas 132 medali perak dan 185 medali perunggu. Ketika itu Astaga.com lifestyle on the net disegani di tingkat Asia, apalagi di Asia Tenggara.

Ada sekitar 127 petinju yang berjaya ketika itu, di antaranya Idwan Anwar, William Gomies, Ferry Moniaga, Frans VB, Syamsul Anwar Harahap, Sparling Pangaribuan, Johny Riberu, Charles Thomas, Herry Maitimu, Carol Renwarin, Elly Pical, Sonny Siregar dan yang lainnya.

William Gomies, Ferry Moniaga, Syamsul Anwar Harahap, Frans VB, ketika itu merajai kelas terbang, menengah dan welter di tingkat Asia dan mereka biasa membawa pulang medali emas.

Lihat berapa banyak Anda dapat mempelajari tentang beita baru ketika Anda mengambil sedikit waktu untuk membaca sebuah artikel diteliti baik? Jangan lewatkan pada seluruh informasi yang besar ini.

Dalam bidang pendanaan dan pembibitan petinju ketika itu, cabang olah raga lainnya harus acung jempol.

Pembibitan ketika itu amat berkesinambungan sama dengan ajang uji coba mereka yang amat ajeg, ada kejuaraan tinju nasional, invitasi nasional, PON dan turnamen Piala Presiden. Pertandingan sebagai soko guru olahraga dilakukan berkesinambungan baik bersifat nasional mau pun internasional.


Pembinaan WO2

Saleh Basarah dengan semangat nasionalis tinggi, mendambakan tiga kerangka pembinaan petinju di Tanah Air, yaitu pembinaan watak, otak dan otot yang ketika itu amat dikenal dengan istilah WO2.

"Itu amat berkaitan dengan nation and character building," kata Saleh Basarah yang pernah sekolah di AS, pernah sebagai duta besar Astaga.com lifestyle on the net di Inggris dan menerima segudang tanda penghargaan dari pemerintah Astaga.com lifestyle on the net dan negara lain.

Pada masa kepemimpinan Saleh, ada lima petinju Astaga.com lifestyle on the net yang tampil sebagai juara Asia. "Itu prestasi yang sulit diulang pengurus Pertina lainnya. Tapi Pak Saleh tidak pernah merasa dia yang paling jumawa, karena wibawanya yang luhur," kata Syamsul Anwar ketika memberi komentar dalam buku memoar Saleh Basarah.

Mantan KASAU (1973-77) ini pun amat menyatu dengan apa yang diurusnya. "Pak Saleh amat memperhatikan keselamatan petinju. Bahkan kesiapan panitia selalu diceknya, termasuk penginapan petinju, ofisial, pelatih, dokter, dan wasit hakim. Sarana dan prasarana medis tak luput dari pengawasannya," kata Zulkaryono Arifin, mantan pelatih tinju dan ketua bidang teknik PB Pertina.

"Pak Saleh Basarah amat saya kagumi secara pribadi. Perwira berpangkat tinggi seorang Marsekal Udara itu dikenal masyarakat luas karena kepemimpinannya, namun tetap rendah hati dan senang bergaul dengan siapa saja," kata wakil ketua eksekutif PB Pertina saat itu, Bob RE Nasution dalam buku memoar Saleh Basarah. Bob mendahului Saleh memenuhi panggilan Sang Pencipta beberapa bulan lalu.

Karena kedekatannya dengan media, Saleh Basarah pun bekerja sama dengan PWI menyelenggarakan "Jakarta Golden Gloves Championships I" pada 1975 dan menjadi Sarung Tinju Emas mulai 1976. Kejuaraan itu hilang timbul tapi saat ini (Maret 2010) berlangsung STE XXIX di Makassar, Sulawesi Selatan.

Prestasi para atlet selalu tidak dapat dipisahkan dari kiprah dan ketulusan pimpinan utamanya dan hal itu sudah dibuktikan Saleh Basarah, yang amat dekat dengan berbagai kalangan serta memimpin amat demokratis.

Selamat jalan Pak Saleh, semoga engkau tetap sebagai teladan dan menjadi contoh pemimpin dalam memajukan olahraga nasional Astaga.com lifestyle on the net yang saat ini lagi carut-marut. (A008/K004)

Apakah benar-benar ada informasi tentang beita baru yang nonesensial? Kita semua melihat segala sesuatu dari sudut yang berbeda, sehingga sesuatu yang relatif tidak signifikan untuk satu mungkin penting untuk yang lain.

Sunday, March 7, 2010

"Nyeruput" Jus Dalam Java Jazz 2010

Jadi apa yang beita baru benar-benar semua tentang? Laporan berikut termasuk beberapa informasi menarik tentang beita baru - info bisa anda gunakan, bukan hanya barang lama yang mereka gunakan untuk memberi tahu Anda.
Jakarta (ANTARA News) - Yess...,silakan berkumur-berkumur bersama jus bercitarasa jaz yang dihelat tiga hari berturut-turut pada 5, 6, 7 Maret 2010, dalam adonan seni improvisasi dari secangkir vitamin Jakarta International Java Jazz Festival (JJF) 2010. Di Jakarta International Expo (JI Expo), disajikan 209 laga, dengan dimeriahkan 1300 punggawa musisi dalam dan informasi beasiswa luar negeri negeri.

"Nyeruput" jus dari jazz menyegarkan jiwa publik yang gersang di sahara megapolitan. Sensasinya? Publik dapat sejenak mengerek panji katarsis bagi kemerdekaan dan kemuliaan hidup. Sebagai salah satu fenomena akbar dari peradaban manusia abad ke-20, jazz menyimpan energi pembebasan dari keterhinaan jiwa dan keterjajahan nurani. Dirimu adalah minumanmu. Lantunan musikmu adalah mercusuar hatimu.

Kalau jus diseruput, maka jazz dibelai dengan telinga, diusap dengan mata, kemudian diturunkan ke rimba kata-kata sebagai ekspresi dinamis di kolong langit ini. Bukankah sentra dari bunga-bunga kreativitas jazz berada pada sisi kontras dalam kebersamaan serba majemuk. Improvisasi, peganglah kata kunci ini.

Tanpa bermaksud "njlimet" dengan mengutarakan mantra adiluhung yang melingkupi teks bernama JJF 2010, publik perlu menggenggam setangkup aksioma bahwa jazz adalah seni improvisasi. Diartikulasikan secara filosofis, jazz mengubur idiom matinya penafsiran, karena diberlakukan formula "Plato sudah dilindas oleh Aristoteles, maka ide-idenya sudah dikubur". Carilah yang Astaga.com lifestyle on the net di kepala Anda. Dan JJV informasi beasiswa gratis 2010 membetot nalar serba linear.

JJF informasi beasiswa gratis 2010 mengaum, menggonggong dan menggigit mereka yang doyan mencampakkan kekuatan pembebasan. Bebas untuk apa? Bebas untuk mencapai "tahap kemanusiaan tertinggi" alias "humanum" dalam artikulasi filsuf Hans Kung, dan untuk "kematangan identitas" dalam artikulasi psikolog Erik Erikson, atau "keutuhan kepribadian" dari pemandangan psikolog Kohlberg. JJF informasi beasiswa gratis 2010 adalah teks kehidupan dari manusia modern.

Seratus tahun lalu, orang-orang Hitam-Amerika yang hidupnya tersepak dan martabatnya terjajah, memproklamasikan jazz sebagai musik egalitarian. Satu lagu yang dipakai sebagai rangka dapat dikreasi-kembali bahkan dikonstruksi-kembali dalam 1001 watak dan gaya permainan yang berbeda. Kini JJF 2010, ingin membangun litani bahwa tidak ada mutlak-mutlakan dalam seni musik jazz.

"Tahun ini ada 430 musisi asing, belum lagi ditambah dengan band pengiringnya. Jadi, total 1.300 musisi semuanya, termasuk dari Indonesia," terang Founder Chairman Java Jazz, Peter F Gontha, dalam jumpa pers JJF informasi beasiswa gratis 2010 di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (3/3/2010).

Dengan mengusung JJF 2010, dialog improvisasi semakin hangat karena para musisi jazz mencerminkan impian manusia modern, yakni memperoleh kemerdekaan dan kebebasan. Boleh dibilang, inilah kekuatan emansipatoris dari cerita cerita dewasa berjudul JJF 2010.

Jika Anda menemukan diri Anda bingung dengan apa yang Anda telah membaca hingga saat ini, jangan putus asa. Semuanya harus jelas pada saat Anda selesai.

"Setiap hari ada sekitar 75 show dari selebritis indonesia Astaga.com lifestyle on the net dan international artist," kata Direktur Program JJF informasi beasiswa gratis 2010 Eki Puradireja.

JJF informasi beasiswa gratis 2010 menyimpan energi pembebasan dari keterkungkungan akan "yang itu-itu saja", atau meminjam dialek Betawi, "lu lagi, lu lagi". Dari 75 pertunjukan musik itu, lanjut Eki, ada beberapa program yang tak bisa diabaikan oleh para penonton JJF 2010.

"Special project tahun ini akan kita adakan dengan Andre Hehanussa dengan A Tribute to A Riyanto; lalu ada /rif, Idang Rasjidi dengan Benny Mustafa dengan tiga generasinya?Nikita Dompas (gitar), Indra Lesmana (piano), dan Yance Manusama (bas),"kata Eki.

Tambahan lagi, dari laga internasional, Peter memastikan artis-artis musik yang paling dinanti, yaitu John Legend, Toni Braxton, Kenny "Babyface" Edmonds, dan Dianne Warren, akan menambah gegap gempita JJF 2010. "Mereka pasti datang. Dan, suatu kebanggaan kita di Indonesia, kali ini kita dikunjungi Dianne Warren, salah satu penulis lagu terbesar di dunia. Kalau lagu-lagu The Beatles dan Elton John dikumpulin, mungkin lagu-lagu karya Dianne Warren akan lebih banyak," kata Peter.

JJF informasi beasiswa gratis 2010 merobek kain pembatas benua. Bukankah sejarah bersaksi, menurut para ahli, bahwa musik "blues" dan "ragtime" yang sudah banyak dimainkan sejak awal tahun 1800-an, dianggap menjadi embrio jazz sebenarnya. Menurut telaah penulis musik Suka Hardjana, musik rakyat Afrika, Amerika Latin, dan musik populer Amerika menjadi oase tematik lagu-lagu jazz.

Elemen musik Afrika yang poliritmik bersinergi dengan elemen musik Amerika Latin yang "irregular", ditambah pula elemen musik musik Eropa yang serba "regular". Implikasinya, publik dalam JJF informasi beasiswa gratis 2010 akan mengajukan pertanyaan, mana jazz yang benar-benar jazz, jazz yang setengah jazz, jazz yang gado-gado, dan jazz yang justru bukan jazz.

Bagi publik JJF 2010, silakan "ngrumpi", karena ada dugaan kuat bahwa istilah jazz berasal dari bahasa prokem "jaser" warga keturunan Perancis di New Orleans yang berarti "ngrumpi". Kalau salah satu ciri manusia modern adalah manusia yang tak punya akar, tidak memiliki visi jelas di masa depan, maka JJF informasi beasiswa gratis 2010 ingin menawarkan "keraguan" atau skeptisisme, bahwa manusia modern adalah manusia yang hidup hanya untuk masa kini dan semata-mata untuk berimprovisasi.

Yes! Inilah makna eksistensial dari JJF 2010, bahwa manusia modern hidup bagai daun kering yang melayang seturut terpaan angin, atau orang yang senantiasa berjalan terus meski tak jelas hendak ke mana.

Inilah pemerdekaan dan pembebasan dari tajuk JJF 2010: 209 Pertunjukan, 1.300 Artis Musik, dalam Tiga Hari. Nyeruput jus, yuk. (A024/A038)

Jika Anda sudah memilih beberapa petunjuk tentang beita baru bahwa Anda dapat dimasukkan ke dalam tindakan, maka dengan segala cara, melakukan hal itu. Anda tidak akan benar-benar dapat memperoleh manfaat dari pengetahuan baru Anda jika Anda tidak menggunakannya.

Kuman Diduga Bisa Membuat Gemuk

Anda harus dapat menemukan beberapa fakta yang sangat diperlukan sekitar beita baru dalam paragraf berikut. Jika ada sedikitnya satu fakta yang tidak Anda ketahui sebelumnya, bayangkan perbedaan itu bisa membuat.
Jakarta (ANTARA News) - Kuman yang membuat tempat tinggal di dalam usus bisa jadi menjadi penyebab kegemukan dan menimbulkan serangkaian gejala yang mengancam kesehatan, demikian laporan beberapa peneliti Kamis (4/3). Ada dugaan bahwa bakteri tertentu mengakibatkan radang yang dapat mempengaruhi nafsu makan serta kondisi perut yang diserang radang seperti penyakit Crohn dan radang usus besar, kata peneliti itu di jurnal Science.

Dengan kata lain, kuman membuat orang makan berlebihan, kata Andrew Gewirts dari Emory University di Atlanta dan rekannya.

"Penelitian terdahulu telah menunjukkan bahwa bakteri dapat mempengaruhi seberapa baik energi diserap dari makanan, tapi temuan ini memperlihatkan bahwa bakteri usus sesungguhnya dapat mempengaruhi nafsu makan," kata Gewirtz.

"Wabah kegemukan terjadi karena orang makan terlalu banyak, tapi mengapa orang ini makan berlebihan?"

Gewirtz mengatakan penelitian tersebut menunjukkan bahwa bakteri mungkin memain peran --barangkali populasi bakteri yang hidup subur karena organisme lain yang bersaing telah disapu bersih oleh antibiotik, mendapat akses ke air bersih dan faktor lain kehidupan modern.

Tim Gewirtz memperoleh temuan tersebut secara tak sengaja.

"Kami sedang mempelajari tikus yang menderita radang usus besar," kata Gewirtz dalam satu wawancara telefon dengan wartawan Reuters, Maggie Fox.

Tim itu menduga ada sejenis kuman yang bertanggung jawab, jadi mereka mengalihkan embrio tikus ke ibu pengganti untuk mencegahnya terinfeksi oleh induknya sendiri.

Bayi tikus tersebut dikuasai oleh bakteri dan mikro-organisme lain segera setelah dilahirkan dan susunan koloni itu --yang terus ada sepanjang hidup di dalam kulit dan perut-- sangat serupa dengan yang ada pada induk mereka.

Radang usus besar itu membaik tapi bayi tikus menjadi kegemukan dan mengembangkan gejala metabolis --sekumpulan gejala yang meliputi tingkat kolesterol yang tak sehat, terlalu banyak lemak di sekitar perut, tekanan darah tinggi dan daya tahan terhadap insulin.

Pikirkan tentang apa yang telah Anda baca sejauh ini. Apakah itu memperkuat apa yang telah Anda ketahui tentang beita baru? Atau ada sesuatu yang sama sekali baru? Bagaimana dengan sisa paragraf?

Tahan insulin berarti tubuh tak memanfaatkan insulin secara efektif untuk menghancurkan makanan, dan Gewirtz percaya itu mungkin adalah kuncinya.

Para peneliti tersebut ingat pada satu studi baru-baru ini; tikus normal yang langsing menjadi kegemukan ketika mengkonsumsi bakteri usus dari tikus gemuk.

Mereka bekerja sama dengan tim itu, termasuk Ruth Ley dari Cornell University di New York, untuk melihat peran apa yang mungkin dimainkan oleh bakteri usus.

"Apa yang kami duga ialah tikus rentan terhadap radang usus," kata Gewirtz. "Jika anda menghadapi banyak tanda radang, insulin tak bekerja secara layak."

Beberapa pekan terapi antibiotik membantu, demikian juga dengan makanan.

"Jika kita membatasi asupan makanan mereka, mereka akan baik-baik saja; Mereka tak lagi kegemukan," katanya. "Namun, mereka tahan insulin."

Tim Gerwitz sekarang berusaha melihat apakah mereka dapat mengidentifikasi mikro-organisme yang terlibat. Mereka juga berusaha mengetahui apakah orang yang kegemukan memiliki pola bakteri usus yang unik.

Para ilmuwan mengetahui bahwa ratusan spesies bakteri hidup di dalam usus dan rata-rata satu orang membawa sebanyak 2 kilogram bakteri.

Pada Rabu, beberapa ilmuwan China melaporkan di jurnal Nature bahwa mereka menemukan 1.000 spesies berbeda di dalam usus manusia.

Jadi dapatkah anda mengobati kegemukan dengan menggunakan antibiotik guna menghapuskan kuman yang membuat orang makan berlebihan?

"Sangat sulit untuk mengganti bakteri yang anda miliki," kata Gewirtz. Berbagai studi sudah memperlihatkan sulit untuk mengobati kondisi seperti penyakit Crohn, bahkan dengan menggunakan antibiotik selama berbulan-bulan.(C003/A038)

Sebagai pengetahuan Anda tentang beita baru terus tumbuh, Anda akan mulai melihat bagaimana beita baru cocok dengan skema keseluruhan hal. Mengetahui bagaimana sesuatu berhubungan ke seluruh dunia juga penting.

Wednesday, March 3, 2010

"Ultimate Traveller", Promosi Indonesia di TV Inggris

Artikel berikut mencakup topik yang baru-baru ini pindah ke tengah panggung - setidaknya itu tampaknya seperti itu. Jika Anda berpikir Anda perlu tahu lebih banyak tentang hal itu, inilah kesempatan Anda.
London (ANTARA News) - "You can`t get the culture more than in the Indonesia?" ujar salah seorang peserta reality show yang ditayangkan setiap Sabtu dan MInggu di stasiun televisi Channel 4 Inggris dalam acara bertajuk "Ultimate Traveller". Enam remaja Inggris peserta acara reality show tersebut adalah Andrew Tate (21) dari Luton, Chantell Jones (19) dari London, Chloe Ridley (20) dari Oxford dan Mairi Claire Bowser (18) dari Skotlandia serta Nathan Dunlop (19) dari London dan Gareth (21) dari Yorkshire.

Keenam remaja yang melakukan perjalanan sepanjang 3.000 kilometer dari Jakarta, Bandung, Lembang, Jogya, Solo dan Bali dan berakhir di Danau Kalimutu Flores memperebutkan hadiah sebesar 10 ribu poundsterling dan mendapat julukan "Ultimate Traveller".

Acara Ultimate Traveller, merupakan acara reality show yang tengah ditayangkan setiap minggu sejak awal Februari hingga Maret di stasiun televisi swasta Inggris itu merupakan perjalanan yang penuh tantangan bagi remaja Inggris yang terbiasa hidup nyaman.

Keenam remaja Inggris yang terpilih dari 2000 pelamar itu setiap minggu mendapatkan uang saku sangat terbatas, yaitu senilai 12 Poundsterling sehari yang Inggris hanya dapat membeli dua porsi ikan dan keripik (fish and chip).

Dari Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, keenam pemuda beransel (backpackers) itu hanya berbekal uang saku sebesar 12 pound guna melanjutkan perjalanan ke Kota Bandung dan Lembang, Jawa Barat.

Keenam remaja Inggris bertemu untuk pertama kalinya mendarat di Bandara Soekarno-Hatta di Jakarta, dan untuk pertama kalinya pula mereka berbagi latar belakang sosial yang berbeda.

Kesan pertama keenam peserta itu bermacam macam, "Saya hanya tahu nama Indonesia," ujar Chantell, yang menyebut dirinya sebagai diva.

Sementara itu, Andrew Tate mengakui bahwa tidak yakin apa yang dicari. "Saya tidak yakin dengan apa yang akan saya saksikan," ujarnya.

Kenam remaja yang melakukan perjalanan selama dua bulan di Astaga.com lifestyle on the net yang penuh dengan tantangan itu bertemu untuk pertama kalinya di pusat pertokoan di Jakarta. Sebelumnya, mereka tidak saling mengenal satu sama lain.

Salah satu kontestan, Gareth (22) dari daerah Yoskshare, yang melihat pemandangan sepanjang jalan banyak gubuk di Jakarta langsung berkomentar tentang Astaga.com lifestyle on the net yang disebutnya sebagai "layaknya negeri miskin."

"Saya merasa sangat terkejut," ujar Gareth. Baru tiga hari di Astaga.com lifestyle on the net ia langsung merasa rindu rumah (homesick), sehingga akhirnya mengundurkan diri agenda acara perjalanan "Ultimate Traveller", dan kembali ke Inggris.

Acara garapan rumah produksi Studio Lambert`s yang dibentuk tahun 1950-an, dan menghasilkan banyak acara serupa berkantor di Soho, London.

Studio Lambert's memiliki sejarah yang membentang lebih dari setengah abad adalah salah satu perusahaan terkemuka di Inggris yang memproduksi berbagai acara televisi dan iklan perusahaan. Perusahaan itu didirikan oleh Stephen Lambert, ayah Roger Lambert.

Diluncurkan pada 1955, tepat sebelum televisi komersial dimulai di Britania, studio itu juga yang berbasis di wilayah West End guna memproduksi banyak program yang juga menang penghargaan internasional sepanjang tahun 1960an, 1970an dan 1980an.

Berkereta api

Semakin banyak informasi otentik tentang beita baru Anda tahu, semakin besar kemungkinan orang untuk mempertimbangkan Anda a beita baru ahli. Baca terus untuk bahkan lebih beita baru fakta bahwa Anda dapat berbagi.

Dari Bandung, para remaja Inggris itu melanjutkan perjalanan berkereta api menempuh perjalanan selama 10 jam menuju kota Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Lewis (24) dari Leeds mengantikan Gareth yang kembali ke Inggris. Lewis mengakui bahwa ikut dalam acara "Ultimate Traveller" membuat mental dirinya sangat tegang.

Sementara itu, Chloe dari Oxford sangat menikmati perjalanannya. "menyukai acara ini," ujarnya. Ia duduk di depan pintu gerbong kereta api yang tentunya tidak akan pernah bisa dilakukannya di Inggris.

Chloe sangat menikmati pemandangan di sepanjang perjalanan dari Bandung ke Yogyakarta lantaran baginya memperlihatkan pemandangan yang indah.

Para peserta "Ultimate Traveller" melakukan perjalanan dengan kendaran umum, yakni seperti kereta api, angkutan kota (angkot), bahkan naik becak khas Yogyakarta.

Mereka juga mencicipi makanan ekstrim khas Indonesia, seperti sate kobra dan minum darah ular kobra yang diyakini baik untuk kesehatan.

Berbagai tantangan harus dihadapi para peserta, antara lain mereka melakukan perjalanan hanya dengan berbekal satu tas punggung saja. Setiap minggu mereka harus berganti grup untuk saling mengenal rekan perjalanan, sehingga di antara mereka juga ada yang saling bergosip.

Chloe tampak menikmati pelajaran dan tertarik untuk mengikuti kursus membuat wayang kulit. "Kita tidak mungkin dapatkan kebudayaan semacam ini selain di Indonesia. Saya menyukai, ya saya sangat menyukainya," ujar Chloe.

Sementara itu, Chantell menilai, belajar membuat wayang kulis hanya membuang waktu. "Kenapa tidak menggunakan gunting saja?," ujarnya.

Keenam remaja itu juga menikmati pemandangan Borobudur di Jawa Tengah, yang disebutkan merupakan salah satu dari tujuh keajaiban dunia. Mereka kemudian menikmati matahari terbit di Gunung Bromo, Jawa Timur, serta berkunjung ke daerah wisata Bali, dan berlanjut ke Lombol (Nusa Tenggara Barat/NTB), serta berakhir di Flores (Nusa Tenggara Timur/NTT).

Kebanggaan RI

Dutabesar RI untuk Kerajan Inggris Raya, Yuri Thamrin, mengakui bangga dengan penayangan acara tersebut. "Saya sangat senang Astaga.com lifestyle on the net menjadi bagian profil yang sangat bagus dalam program Traveller ini," ujarnya.

Ia mengemukakan, "Mudah2an acara ini akan menarik lebih banyak orang Inggris datang ke negeri kita. Banyak peluang untuk saya membicarakan hal ini saat bertemu produser acara ini."

Mahasiswa Astaga.com lifestyle on the net yang tengah menuntut ilmu di Norwich, Silvia Devina, mengakui pertama menyaksikan komentar para peserta saat mereka Astaga.com lifestyle on the net tiba di Astaga.com lifestyle on the net cukup kesal. "Mereka semua gak tau di mana Astaga.com lifestyle on the net itu," ujarnya.

Apa lagi, menurut dia, ada yang berkomentar: "Saya pikir negara ketiga, ternyata tidak parah amat ya."

Dari kalangan penonton yang memebrikan komentar mengenai acara itu, diantaranya Scott White mengakui programnya sangat bagus. "Acara ini sangat mengagumkan, membuat kita menyukainya. Saya akan coba ikut di program berikutnya."
(U.ZG/P003)

Tentu saja, tidak mungkin untuk meletakkan segala sesuatu tentang beita baru menjadi hanya satu artikel. Tetapi Anda tidak dapat menyangkal bahwa Anda baru saja menambahkan pemahaman Anda tentang beita baru, dan itu menghabiskan waktu dengan baik.

Apa Kata Awam Tentang Proses Politik di DPR

Artikel berikut menyajikan informasi paling terakhir pada beita baru. Jika Anda memiliki minat khusus dalam beita baru, maka artikel informatif ini diperlukan membaca.
Jakarta (ANTARA News) - "DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) bertingkah norak, seperti anak kecil. Pejabat paling tinggi, tapi tidak tahu malu dan mencontohkan yang tidak baik kepada masyarakat," kata Linda Astuti, karyawati perusahaan pembiayaan, kepada ANTARA News, Rabu. Pernyaatan Linda diamini sejumlah orang yang diwawancari ANTARA News Rabu siang itu. "Menurut saya, rapat kemarin ya memalukan, untuk ukuran DPR. Tapi hal itu terjadi karena ada konflik kepentingan kan antara oposisi dan koalisi," kata Aditya Narayana.

Lelaki berusia 25 tahun karyawan sebuah bank BUMN ini melanjutkan, "Tapi kan koalisi mulai tidak kompak."

Aditya dan Linda mengaku kerap mengikuti tingkah para anggota DPR dari siaran televisi. "Habis, DPR-nya kan kayak artis," sindir Linda.

Pengakuan berbeda dilontarkan Nining Setyaningsih (36), penjual nasi di sebuah Warung Tegal di Jalan Kebon Sirih. Nining mengaku sering mengikuti tayangan politik di media massa.

"Menonton sih sering. Paling menarik adalah ketika ada yang bentrok, tapi jarang sampai selesai karena bosan dan ngantuk," kata ibu beranak empat yang mengaku merantau ke Jakarta sejak 1987.

Namun, sebagaimana Linda, Nining meminta kasus itu diusut tuntas.

"Ya harus diselesaikan sampai tuntas, apa lagi uangnya banyak benar, asal jangan sampai keamanan terganggu saja," sambung Udin Samsudin (40), satpam satu kantor bank swasta di Jl. Agus Salim, Jakarta Pusat.

Orang-orang awam ini umumnya menyayangkan sikap wakil rakyat yang disebut mereka tidak mempertontonkan kebijaksanaan yang seharusnya diteladankan mereka kepada mereka, yang adalah pemilih dan rakyatnya.

Mayoritas diam yang tidak turun ke jalan itu menyampaikan "suara lain" dari yang selama ini diekspos media massa.

"Politik di Astaga.com lifestyle on the net nggak penting banget, rumit. Demikian juga demonstrasi dan sidang paripurna," kata Ani Shobari, juga karyawan pada sebuah perusahaan pembiayaan nasional.

Namun, jangan anggap mereka tidak mengenal hal-hal detil. Rakyat awam agaknya menjadi "melek" politik, hingga nomor pasal peraturan hukum lainnya. Mereka menjadi "pintar" setelah media massa, terutama televisi, secara intensif "mengajari" mereka mengenai realitas politik.

Sebagian besar informasi ini datang langsung dari kata kunci%% pro. Hati-hati membaca sampai akhir benar-benar menjamin bahwa Anda akan tahu apa yang mereka ketahui.

"Sebenarnya sidang tidak boleh ditutup sepihak karena sudah ada aturannya di pasal 221 peraturan tata tertib DPR, sidang paripurna adalah yang tertinggi, semua bisa diubah di sidang paripurna," kata Aditya menunjuk penghentian persidangan DPR Selasa.

Sebagian dari "orang-orang kebanyakan" ini berharap para politisi konsisten dengan pendiriannya.

"Partai-partai politik harus konsisten dengan keputusan (pandangan akhir) Pansus Angket," sambung Ahmad Zaky, juga seorang karyawan bank BUMN.

Zaky juga ingin politisi dan parpol meneladankan hal-hal baik kepada masyarakat, termasuk konsistensi sikap. "Apa lagi partai-partai yang berlandaskan agama. Harus memberikan contoh yang baik," katanya.

Suara awam di kawasan Timur Astaga.com lifestyle on the net lain lagi. Salah satunya Yosef Farianto Eu (24), Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Ngadha, Nusa Tenggara Timur.

Yosef menilai proses politik yang terjadi di Jakarta akan mengimbas ke daerah. Jakarta, katanya, menjadi "benchmark" proses politik serupa di daerah.

"Jika anggota Pansus bisa mengusut tuntas masalah Century, setidaknya dapat menjadi pelajaran dan pedoman bagi DPRD tingkat II dam I dalam menangani masalah aliran dana di daerah, mulai dari kabupaten dan kota sampai desa-desa," kata Yosef kepada ANTARA News.

Dengan demikian, sambung Yosef, lembaga-lembaga yang mengawasi keuangan di daerah bisa bekerja lebih efektif dan efisien.

Sebaliknya, Anton (43), pengojek di kawasan Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, justru tidak mempercayai DPR. "Paling tidak uangnya buat mereka," kata pria yang sejak 2005 menjadi pengojek itu.

Kebanyakan orang awam itu, ada usaha mencoba memahami dinamika politik yang terjadi di tingkat nasional.

"Walaupun masih terdapat beberapa ketimpangan dan sangat alot, inilah demokrasi dan perubahan yang jika diteruskan akan menjadi lebih baik di kemudian hari," kata Yosef.

Yosef mengakhiri kalimatnya itu dengan berkata, "Dengan demikian, rakyat tidak lagi ragu terhadap wakil rakyatnya dan kinerja pemerintahnya." informasi harga hp terbaru

Reporter: Liberty Jemadu
Editor : Jafar Sidik

Tentu saja, tidak mungkin untuk meletakkan segala sesuatu tentang beita baru menjadi hanya satu artikel. Tetapi Anda tidak dapat menyangkal bahwa Anda baru saja menambahkan pemahaman Anda tentang beita baru, dan itu menghabiskan waktu dengan baik.

Saturday, February 27, 2010

Petani Tebu Tak Pernah Rasakan Manisnya Gula

Ketika Anda belajar mengenai sesuatu yang baru, mudah untuk merasa kewalahan oleh jumlah semata-mata informasi yang relevan yang tersedia. Artikel informatif ini akan membantu Anda berfokus pada titik pusat.
Jember (ANTARA News) - Sejak beberapa bulan terakhir ini, harga gula di pasaran melambung tinggi, bahkan di sejumlah daerah harganya mencapai Rp12 ribu perkilogram (kg). Kenaikan harga gula di Astaga.com lifestyle on the net juga disebabkan minimnya persediaan (stok) gula internasional, bahkan negara-negara produsen gula melakukan kebijakan impor gula.

Banyak orang beranggapan naiknya harga gula akan berdampak pada kesejahteraan petani tebu, namun hal tersebut tidak dirasakan oleh petani tebu di Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Salah seorang petani Tebu di Kecamatan Semboro, Samuji Zarkasih, mengatakan tingginya harga gula di pasaran hanya dinikmati oleh pedagang dan investor saja, sedangkan petani tebu tetap terpuruk.

Harga tebu dari petani ditentukan melalui proses lelang, yang dikelola oleh koperasi, asosiasi petani, dan pabrik gula. Tahun ini, harga tebu melalui proses lelang disepakati Rp6.600,00 perkilogram.

"Meski harga di pasaran sekitar Rp11 ribu sampai Rp12 ribu, petani tetap mendapatkan harga tebu Rp6.600,00 per kg," kata petani yang menjadi anggota DPRD Jember periode 2009-2014 ini.

Ia menjelaskan, biaya produksi satu hektare dan sewa lahan petani tebu di Jember mencapai Rp24 juta, namun setelah panen petani bisa mendapatkan Rp30 juta.

"Petani bisa mendapatkan keuntungan menanam tebu, asalkan lahan tebu tidak diserang hama dan panen di lahan itu berhasil 100 persen," kata politsi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Namun, tidak jarang petani tebu harus gulung tikar dan bangkrut karena lahan tanaman tebu terkena penyakit dan terendam banjir seperti yang terjadi di Jember pada tahun 2008 lalu.

"Banyak orang yang berpendapat hidup petani tebu semanis rasa gula, namun tidak demikian, selama kebijakan pemerintah tidak berpihak kepada petani," tuturnya.

Saat harga gula tinggi di pasaran, petani tebu tidak memiliki persediaan, sehingga para petani tetap membeli gula dengan harga tinggi untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Ini sangat menyakitkan bagi petani tebu, kami tidak merasakan manisnya harga tebu yang melambung kisaran Rp12 ribu. Kami juga mengeluhkan tingginya harga gula yang tidak terjangkau oleh masyarakat miskin," ujarnya lirih.

Ketua Paguyuban Petani Tebu Rakyat (PPTR) Jember, Mohammad Ali Fikri, mengatakan, petani tebu tidak pernah merasakan manisnya harga gula, seiring dengan melambung harga gula di sejumlah daerah.

"Harga gula yang terus meroket justru menyakitkan hati petani tebu karena mereka tidak menikmati keuntungan dari tingginya harga gula," ungkap Fikri sambil memandang sejumlah lahan tebu miliknya di Kecamatan Semboro.

Menurut dia, luas lahan tebu rakyat di Jember mengalami penurunan, hampir tiap tahun, karena petani tebu beralih menanam tanaman lain yang menguntungkan seperti jeruk dan tembakau.

"Banyak petani tebu yang mengeluh menanam tebu, meski harga gula di pasaran melambung tinggi," katanya.

Luas lahan tebu rakyat di Jember pada tahun 2008 mencapai 7.638 hektare (ha), tahun 2009 seluas 6.058 ha dan tahun informasi beasiswa gratis 2010 menurun hingga 4.400 ha saja.

"Pada bulan September tahun 2009 lalu, sekitar 100 petani tebu membakar lahan mereka seluas satu hektare di Kecamatan Tanggul karena protes terhadap kenaikan harga gula yang tidak pernah dinikmati petani," kenangnya.

Ia menjelaskan, petani tebu menerima Rp6.600,00 per kg gula, padahal harga di pasaran melambung tinggi. Dana "sharing" 60:40 persen antara petani tebu dengan investor yang memenangkan lelang gula.

Selain itu, tata niaga gula di Astaga.com lifestyle on the net tidak mampu menjaga stabilitas harga gula di dalam negeri, bahkan aturan dalam tata niaga tersebut terkesan merugikan petani tebu.

"Kebijakan tata niaga gula harus ditinjau ulang, apakah benar-benar bermanfaat bagi petani tebu dan apakah mampu menjaga pasokan dan stabilitas harga di dalam negeri, kenyataannya tidak," ucapnya menegaskan.

Tata niaga gula yang diterapkan sejak september 2002 hanya menguntungkan perusahaan yang mendapat ijin impor gula dalam bentuk Impor Terdaftar (IT) atau yang dikenal dengan "Sembilan Samuari" di antaranya PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IX, PTPN X, dan PTPN XI, dan PT Rajawali Nusantara Astaga.com lifestyle on the net (RNI).

"Dalam tata niaga itu, yang paling diuntungkan adalah investor, sedangkan petani selalu terpuruk," keluhnya.

Ia menilai, pemerintah masih belum berpihak kepada petani, sampai kapan pun petani tebu tidak akan merasakan manisnya harga gula, seperti yang diharapkan para petani tebu sebelumnya.

Fikri mengemukakan, petani tebu saat ini tidak memerlukan dana talangan supaya harga gula petani tidak jatuh di bawah harga dasar gula. Bahkan ia mengusulkan pengambil alihan pabrik gula oleh petani, supaya nasib petani lebih baik ke depan.

"Tahun ini, petani tidak membutuhkan dana talangan, sehingga pemerintah harus meninjau ulang kebijakan terkait pemberian dana talangan itu," katanya.

Sebagian kalangan menilai kenaikan harga gula yang terjadi pada saat ini merupakan peluang untuk meningkatkan produksi gula dalam negeri, sehingga Astaga.com lifestyle on the net tidak lagi melakukan kebijakan impor gula.

Tentu hal tersebut harus didukung oleh industri gula dalam negeri, khususnya milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memperbaiki pabrik gula (revitalisasi pabrik) dan petani diharapkan memperluas areal tanam tebu.

Anda yang belum terbiasa dengan kata kunci pada% terbaru% kini memiliki setidaknya pemahaman dasar. Tapi ada lagi yang akan datang.

"Kenaikan harga gula di pasar internasional telah membuat pihak industri gula rafinasi sulit untuk mengimpor produk itu, sebenarnya hal ini merupakan kesempatan untuk mendorong pabrik gula rafinasi menyerap gula tebu dari pabrik guna (PG) dalam negeri," tuturnya.

Dengan carut marutnya tata niaga gula dan kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada petani, menyebabkan petani tebu di Jember semakin mempersempit luas lahan tebu yang ada.

"Hampir tiap tahun di Jember ada 1.000 hektare lahan tebu yang diganti tanaman lain seperti jagung, kedelai dan jeruk. Hal ini dilakukan petani tebu karena mereka tidak mendapatkan keuntungan semanis rasa gula," ucapnya.

Stop Impor Gula

Pemerintah mengeluarkan kebijakan impor gula pasir putih sebanyak 500 ribu ton pada bulan Januari hingga 15 April 2010, untuk memenuhi kebutuhan gula nasional.

Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu menuturkan, pemerintah terpaksa membuka "keran" impor gula karena produksi nasional tidak mencukupi kebutuhan untuk beberapa bulan ke depan.

Gula impor tersebut, diharapkan dapat mengisi kekosongan persediaan gula nasional hingga bulan Maret atau April 2010. Setelah periode itu, persediaan gula diperkirakan aman karena sudah memasuki musim giling tebu di sejumlah daerah di Indonesia.

Stok gula kristal putih hingga akhir Januari informasi beasiswa gratis 2010 tercatat sebanyak 200 ribu ton dan mampu memenuhi 15 hari kebutuhan gula nasional. Hal ini disebabkan produksi gula lokal tidak bisa memenuhi kebutuhan gula nasional.

Ketua Koperasi Petani Tebu Rakyat (KPTR) Jember, Marzuki Abdul Ghafur, menilai kebijakan impor yang dilakukan pemerintah sangat merugikan petani, meski pemerintah sudah mengatur tentang kuota dan alokasi waktu gula impor.

"Pemerintah mengalokasikan waktu Januari hingga April untuk impor gula, kemungkinan waktu distribusi gula impor kepada konsumen kemungkinan molor. Masa giling tebu di tingkat petani sekitar bulan Mei dan saat itu masih banyak gula impor yang beredar, sehingga petani akan merugi dengan `banjirnya` gula impor di Indonesia," katanya.

Produksi gula lokal memang tidak mencukupi kebutuhan gula nasional, namun pemerintah seharusnya melakukan kebijakan yang bisa meningkatkan produksi gula lokal dan dinikmati para petani tebu. Kebijakan impor gula tentu akan merugikan petani tebu karena harga gula lokal akan jatuh.

"Jawa Timur merupakan salah satu daerah penghasil tebu dan produksi gula terbesar dan terbaik di Indonesia, sehingga wajar apabila Gubernur Jawa Timur Soekarwo menolak kebijakan impor gula di Jatim," ujarnya.

Akibat kebijakan pemerintah yang tidak berpihak kepada petani tebu, luas lahan tanaman tebu terus mengalami penurunan di berbagai daerah, sehingga target produksi gula lokal tidak bisa memenuhi kebutuhan gula nasional.

"Data luas lahan tebu anggota KPTR pada tahun 2009 tercatat 5.500 ha, sedangkan tahun ini seluas 4.500 ha. Ada penurunan sekitar 1.000 ha dari tahun kemarin," kata petani yang juga politisi Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU) Jember ini.

Pemerintah, seharusnya memperhatikan kesejahteraan para petani tebu dengan memberikan sejumlah program yang akan membantu petani tebu untuk meningkatkan kualitas tanam dan produksi tebu di beberapa daerah penghasil tebu.

"Keluhan petani hanya didengarkan oleh pemerintah, namun tidak ada langkah bijak untuk memberikan solusi tepat terkait dengan persoalan gula," katanya menegaskan.

Apabila gula lokal tidak mencukupi, pemerintah segera mengeluarkan kebijakan impor gula, tanpa mempertimbangkan hal tersebut dengan tepat.

Secara terpisah, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Astaga.com lifestyle on the net (APTRI) PT Perkebunan Nusantara (PTPN) XI, Arum Sabil juga tidak setuju terhadap kebijakan impor gula karena akan merugikan petani tebu.

"Pembukaan `keran` impor dengan berbagai kemudahan fasilitas, seperti pembebasan bea masuk dan pajak akan membuat nasib petani sengsara," ujarnya.

Ia menjelaskan, seharusnya pemerintah berani melakukan kebijakan yang radikal seperti "revitalisasi" pabrik gula karena peralatan pabrik gula di Astaga.com lifestyle on the net masih sangat tua. Hanya sekitar 25 persen peralatan Pabrik Gula (PG) Semboro di Jember yang tergolong baru, sisanya adalah peninggalan Belanda. Kemungkinan PG yang lain juga seperti itu.

"Pemerintah kurang berani melakukan kebijakan yang sedikit radikal untuk memperhatikan petani tebu," ucapnya tegas.

Sejauh ini, pemerintah selalu terburu-buru untuk mengeluarkan kebijakan impor gula, padahal sejumlah daerah merupakan penghasil gula terbaik di Indonesia.

"Saya berharap, pemerintah lebih memperhatikan nasib petani tebu yang selalu terpuruk. Impor gula tidak akan menjamin solusi untuk memenuhi kebutuhan gula nasional," tuturnya.

Bangsa Astaga.com lifestyle on the net menyadari sudah berabad-abad perkebunan tebu dan pabrik gula khususnya di Jawa menjadi sektor ekonomi yang menguntungkan. Gula hasil produksi Pulau Jawa pada masa kolonial Belanda pernah mendominasi pasaran gula dunia.

Namun di Astaga.com lifestyle on the net saat ini, produksi gula terus menurun seiring dengan luas lahan tebu yang semakin sempit, penyebabnya tentu berbagai faktor.

Sungguh sangat disayangkan, apabila negeri tercinta Astaga.com lifestyle on the net yang "gemah ripah loh jinawi" ini harus menjadi pengimpor gula. Akankah para petani tebu di Kabupaten Jember dan berbagai daerah lain mampu membangkitkan industri gula di tanah air?

(ANT/S026)

Itulah keadaan berdiri sekarang. Perlu diketahui bahwa setiap subjek dapat berubah sepanjang waktu, jadi pastikan Anda mengikuti berita terbaru.